Blog Konsultan Kekayaan Intelektual Henky Solihin MZ, S.H., M.H.

Kompetisi dunia usaha dalam pengembangan pasar (Market Development) pada perdagangan global bukan saja dirasakan oleh negara-negara berkembang, namun sentuhan yang dipengaruhi oleh sistim kemajuan teknologi pasar digital (e-commerce) seakan telah menembus ruang dan waktu dalam perebutan perniagaan dipasar yang sama, istrumen Hukum Perlindungan Kekayaan Intelektual KI (intellectual Property) telah menjadi salah salah satu komponen penting untuk mengantisipasi adanya pelangaran hukum persaingan (competition law) seperti pelanggaran pada Merek, Paten, Desain Industri dan Hak Cipta.


KI adalah komponen penting untuk menunjang pertumbuhan ekonomi bangsa termasuk sebagai sarana perlindungan bagi pelaku usaha penemu dan pencipta. Dimasukannya aspek-aspek Kekayaan Intelektual yang terkait perdagangan (Agreement on Trade-Relatid aspects of Intellectual Property Rights) sebagai salah satu bagian penting pembentukan Oranisasi Perdagangan Se-dunia (Agreement Establishing the World Trade Oganization) semakin menjawab pentingnya KI dalam perdagangan.


Biodata Konsultan Kekayaan Intelektual

Henky Solihin MZ, S.H., M.H. adalah konsultan terdaftar Nomor : 476-2010 pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) yang diangkat berdasarkan Surat Keputusan Menteri Hukum dan Hak Asasi manusia Republik Indonesia Nomor : M.HH-19.HI.07.01. dan menjadi seniot pada kantor Nuansa Trademark Patent (NTP), pendidikan Konsultan Kekayaan Intelektual dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia melalui Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual bekerja sama dengan Universitas Krisnadwipayana (UNKRIS) Tahun 2010 di dalam memenuhi standarisasi WIPO (World Intellectual Property Oganization), beliau mengikuti pendidikan-pendidikan singkat di luar negeri yang diikuti diantaranya Intellectual Property Office of Singapore (IPOS) dan pendidikan World Intellectual Property Organization (WIPO), sedangkan pengalaman pengajuan paten internasional jalur PCT (Patent Cooperation Treaty) Beliau termasuk salah satu konsultan pertama ditahun 2010 yang mendaftarkan paten Internasional pertama Invensi dan Inveror WNI, menurut Prof. DR. H. Syafrinaldi, S.H., M.C.L. Guru besar Universitas Andalas yang meraih gelar Doktor dalam bidang Hukum Perlindungan Hak Milik Intelektual pada Universitat der Bundeswehr Munchen Jerman atas beasiswa DAAD Bonn, dalam Bukunya menyebutkan “Khusus masalah paten internasional, Indonesia berada pada situasi yang mengkhawatirkan bila dibandingkan dengan Negara-Negara lainya di Dunia. Berdasarkan pada data Annual Report WIPO tahun 2000, tidak satupun aplikasi paten yang diajukan warga Negara Indonesia (WNI). Alhamdullilah kita panjatkan puji syukur kehadirirat Allah Yang Maha Esa pada tahun 2010 Beliau termasuk salah satu konsultan pertama mendaftarkan paten Internasional atas Invensi dan Inveror asli WNI melalur jalur PCT (Patent Cooperation Treaty).


Beliau menyelesaikan pendidikan Magister Hukum Bisnis (S2) dari Universitas Pasundan Bandung, Tahun 2011 dan saat ini tengah menyelesaikan pendidikan Doktor Ilmu Hukum (S3) di Universitas Pasundan Bandung. Dari tahun 2013 sampai sekarang Aktif mengajar pada pendidikan Advokat diantaranya DKPA Kongre Advokat Indonesia dengan materi Mikanisme Pendaftaran Kekayaan Intelektual dan Mikanisme penaganan Perkara Kekayaan Intelektual Pada 9 Mei 2012 Henky Solihin MZ diundang oleh Dewan Perwakilan Daerah Provinsi Jawa Barat dalam rangka didengar pendapatnya atas pembuatan Rancangan Peraturan Daerah Jawa Barat tentang Perlindungan Kekayaan Intelektual Masyarakat Jawa Barat oleh Panitia Khusus (PANSUS) II DPRD Provinsi Jawa Barat. Kemudian pada saat Pemerintah mengajukan usulan perubahan Rancangan Undang-Undang Paten ke Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Henky Solihin MZ dipercaya parlemen DPR RI untuk diminta pendapatnya sebagai narasumber ahli atas Rancangan Undang-Undang (RUU) Paten Pansus RUU Paten pada tahun 2015.


Henky juga menjabat sebagai Managing Partner di Law Firm HSMZ & Partner serta merupakan salah satu Advokat yang ikut dalam pendidikan Bimbingan Teknis Penyelesaian Perkara Perselisihan Hasil Pemeilihan Gubernur, Bupati dan Walikota Serentak Tahun 2018 angkatan pertama yang diselenggarakan oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.


Ttd




Henky Solihin MZ, S.H., M.H.
Konsultan Kekayaan Intelektual